Artikel Populer

Dukungan Penuh Klinik KJP Medical Center dalam Mensukseskan Program Pengelolaan Penyakit Kronis Diabetes Melitus Tipe 2

Dukungan Penuh Klinik KJP Medical Center dalam Mensukseskan Program Pengelolaan Penyakit Kronis Diabetes Melitus Tipe 2

Diabetes Melitus (DM) atau disebut diabetes saja merupakan penyakit gangguan metabolik menahun akibat pankreas tidak memproduksi cukup insulin atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksi secara efektif. Insulin adalah hormon yang mengatur keseimbangan kadar gula darah. Akibatnya terjadi peningkatan konsentrasi glukosa di dalam darah (hiperglikemia).

Estimasi terakhir dari International Diabetes Federation (IDF), terdapat 382 juta orang yang hidup dengan diabetes di dunia pada tahun 2013. Pada tahun 2035 jumlah tersebut diperkirakan akan meningkat menjadi 592 juta orang. Diperkirakan dari 382 juta orang tersebut, 175 juta diantaranya belum terdiagnosis, sehingga terancam berkembang progresif menjadi komplikasi tanpa disadari dan tanpa pencegahan.


Dr. Metosy Milasari 

Dokter Umum Klinik KJP Medical Center 

Ada 2 kategori diabetes melitus yaitu diabetes tipe 1 dan tipe 2. Diabetes tipe 1, ditandai dengan kurangnya produksi 

insulin, sering terjadi pada seseorang berusia kurang dari 30 tahun. Diabetes tipe 2, disebabkan karena penggunaan insulin yang kurang efektif oleh tubuh. Diabetes tipe 2 merupakan 90% dari seluruh diabetes, dan dapat diobati dengan terapi obat minum.   

Menurut dr. Metosy Milasari selaku dokter dari klinik KJP Medical Center “Diabetes melitus dikenal sebagai silent killer karena sering tidak disadari oleh penyandangnya dan saat diketahui sudah terjadi komplikasi. Dengan pengendalian metabolisme yang baik, menjaga agar kadar gula darah berada dalam kategori normal, maka komplikasi akibat diabetes dapat dicegah / ditunda”

Komplikasi akibat penyakit diabetes ini dapat menyebabkan kerusakan berbagai sistem tubuh terutama syaraf dan pembuluh darah diantaranya yaitu :

Meningkatnya resiko penyakit jantung dan stroke

Neuropati (kerusakan syaraf) di kaki yang meningkatkan kejadian ulkus kaki, infeksi dan bahkan amputasi kaki

Retinopati diabetikum, yang merupakan salah satu penyebab utama kebutaan, terjadi karena kerusakan pembuluh darah kecil di retina

Diabetes merupakan salah satu penyebab utama gagal ginjal

Menurut data dari Dit. Pengendalian Penyakit Tidak Menular MenKes, komplikasi terbanyak adalah neuropati yang dialami oleh 54% penderita diabetes melitus pada tahun 2011 dan diikuti retinopati dan proteinuria.

Dokter Milasari menambahkan , selalu waspada terhadap gejala perubahan tubuh yang tidak normal, apakah tubuh kita bereaksi berlebih terhadap konsumsi makanan , berlebihan dalam minum, dan sering keluar air kecil terutama malam hari. Gejala lainnya yang perlu diperhatikan adalah penglihatan kabur, gatal di kemaluan, cepat lelah, kurang bertenaga dan ngantuk, luka sulit sembuh, kaki sering kesemutan, dan penurunan fungsi seksual. 

Seseorang positiif diabetes setelah melakukan pemeriksaan laboratorium, yaitu pemeriksaan Gula Darah Puasa dan Gula Darah 2 jam setelah puasa. Standar WHO untuk nilai normal laboratorium Gula Darah adalah sebagai berikut : 

Gula darah puasa (GDP) : 80 – 100 mg/dl

Gula darah post prandial (GDPP) : 70 – 140 mg/dl

Pemeriksaan lanjutan dilakukan dengan pemeriksaan HbA1C yaitu untuk mengetahui komplikasi lebih dini dan mengontrol kepatuhan berobat penderita diabetes.

Pencegahan DM dapat dilakukan dengan pola hidup sehat seperti batasi konsumsi karbohidrat, hindari makanan/minuman dengan rasa manis berlebih (pemanis buatan), minum air putih secara teratur, olah raga, konsumsi multivitamin. 

Pengobatan DM wajib dilakukan pengecekan terlebih dahulu dengan konsultasi pada dokter, jika hasil pengecekan lebih dari batas normal, maka wajib menggunakan obat. Obat yang biasa digunakan diantaranya metformin, glimepiride, glibenklamid, insulin dll. Terapi obat ini wajib didasarkan pada hasil diagnosa dokter.


Klinik KJP Medical Center mendukung penuh program pengendalian penyakit kronis ini, didukung oleh team dokter yang profesional dibidangnya, klinik KJP Medical Center juga bersinergi dengan BPJS Kesehatan dengan program prolanis yang secara rutin mengadakan penyuluhan, senam sehat prolanis , pengendalian dan pemantauan pemakaian obat oleh pasien diabetes yang berdomisili disekitar klinik KJP Medical Center. Untuk mendapatkan informasi yang tepat dan benar dalam mengatasi penyakit diabetes ini, jangan tunda untuk segera berkonsultasi pada ahlinya agar cepat dan tanggap diatasi. 

Klinik KJP Medical Center 24 Jam 

Jalan Kejayaan Blok IX No. 4 Depok Indonesia 

Telp : 021 7703925

www.kjp.web.id



Komentar

  1. Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Testimonial

Salam santun sahabat.. Info yg dsampaikan lebih faktual dan bermanfaat untuk warga Depok khususnya....

Naserih

ID salahsatu wadah untuk mengungkapkan aspirasi,musyawarah sesama anggota,saling membantu satu sama ...

Ayskaa Ol Shopp

Sosial movement didedikasikan untuk warga Depok...

Milad Yaumil Karim
Kategori